Gambar: Infeksi Penyakit Busuk Jagung pada Tongkol Jagung
Diterbitkan: 16 Maret 2026 pukul 22.43.01 UTC
Gambar close-up beresolusi tinggi dari tanaman jagung yang terinfeksi penyakit jamur jagung (Ustilago maydis), memperlihatkan benjolan abu-abu yang membengkak dan spora hitam yang menggantikan biji jagung pada tongkolnya.
Corn Smut Infection on Maize Ear

Versi yang tersedia dari gambar ini
File gambar yang tersedia untuk diunduh di bawah ini tidak terlalu terkompresi dan beresolusi lebih tinggi - dan sebagai hasilnya, kualitasnya lebih tinggi - daripada gambar yang disematkan pada artikel dan halaman di situs web ini, yang lebih dioptimalkan untuk ukuran file guna mengurangi konsumsi bandwidth.
Ukuran biasa (1,536 x 1,024)
Ukuran besar (3,072 x 2,048)
Ukurannya sangat besar (4,608 x 3,072)
Ukuran ekstra besar (6,144 x 4,096)
Ukuran besar secara komik (1,048,576 x 699,051)
- Masih mengunggah... ;-)
Deskripsi gambar
Foto lanskap beresolusi tinggi ini menunjukkan tampilan jarak dekat tanaman jagung yang tampak terinfeksi penyakit jamur jagung (corn smut), yaitu penyakit jamur yang disebabkan oleh Ustilago maydis. Titik fokus gambar adalah tongkol jagung yang sebagian terbuka, di mana barisan biji jagung kuning yang normal telah digantikan oleh benjolan jamur yang membengkak dan berbentuk tidak beraturan. Struktur bulat ini tampak berwarna putih keabu-abuan hingga perak pucat dan bervariasi ukurannya, membentuk massa berkelompok yang memenuhi bagian dalam kulit jagung. Beberapa benjolan menunjukkan permukaan berbintik gelap di mana membran luarnya mulai pecah, memperlihatkan spora hitam seperti bubuk yang merupakan ciri khas penyakit ini.
Daun-daun sekam yang mengelilingi tongkol jagung sedikit ditarik ke belakang, memperlihatkan jaringan yang terinfeksi. Daun-daun tersebut tampak hijau muda dengan guratan halus dan lengkungan alami, membingkai tongkol yang sakit dan mengarahkan perhatian pemirsa ke tengah gambar. Untaian halus rambut jagung muncul dari bagian atas tongkol, kusut di antara pertumbuhan jamur. Serat rambut jagung kering dan berwarna cokelat, menunjukkan tahap perkembangan yang lebih lanjut pada tanaman jagung serta perkembangan infeksi.
Di seluruh benjolan, bintik-bintik gelap dan bercak massa spora menciptakan kontras yang mencolok terhadap membran luar berwarna abu-abu lebih terang. Beberapa benjolan halus dan utuh, sementara yang lain menunjukkan retakan atau fragmentasi di mana spora telah mulai menyebar. Variasi ini menggambarkan berbagai tahapan siklus hidup jamur yang terjadi secara bersamaan dalam satu tongkol jagung.
Latar belakangnya buram lembut dengan kedalaman bidang yang dangkal, memperlihatkan daun dan batang jagung hijau yang menunjukkan lingkungan ladang jagung yang lebih luas. Latar belakang alami ini memberikan informasi kontekstual sekaligus memastikan bahwa tongkol yang terinfeksi tetap menjadi subjek utama foto. Pencahayaan tampak alami dan merata, kemungkinan diambil di luar ruangan pada siang hari, sehingga tekstur jaringan tanaman dan struktur jamur terlihat jelas.
Detail-detail halus seperti serat sutra, urat-urat halus pada daun jagung, dan penampakan spora hitam yang berbutir-butir berkontribusi pada kualitas ilmiah dan dokumenter gambar tersebut. Foto ini secara efektif menyoroti perubahan morfologis dramatis yang disebabkan oleh infeksi jamur jagung, mengubah tongkol jagung yang biasanya seragam menjadi kumpulan pertumbuhan jamur yang membengkak. Akibatnya, gambar tersebut berfungsi sebagai pemandangan alam yang mencolok secara visual dan sebagai penggambaran edukatif tentang penyakit tanaman yang terkenal yang menyerang tanaman jagung.
Gambar terkait dengan: Menanam Jagung: Panduan Lengkap Anda Menuju Kesuksesan Manis di Kebun
