Gambar: Penyakit Umum yang Menyerang Pohon Jeruk Bali dan Gejalanya
Diterbitkan: 12 Januari 2026 pukul 15.25.10 UTC
Gambar edukatif beresolusi tinggi yang mengilustrasikan penyakit-penyakit utama yang menyerang pohon jeruk bali dan gejalanya, termasuk penyakit kanker jeruk, penyakit penguningan, jamur jelaga, dan busuk akar.
Common Diseases Affecting Grapefruit Trees and Their Symptoms
Gambar ini adalah komposit pendidikan beresolusi tinggi, berorientasi lanskap, berjudul "Penyakit Umum yang Menyerang Pohon Jeruk Bali & Gejalanya." Gambar ini dirancang sebagai panduan diagnostik visual untuk petani, mahasiswa, dan profesional pertanian. Di bagian atas gambar, judul yang tebal dan mudah dibaca ditampilkan dalam teks berwarna terang dengan latar belakang kebun hijau yang sedikit buram, yang langsung menunjukkan konteks pertaniannya. Komposisi ini dibagi menjadi empat panel vertikal, masing-masing didedikasikan untuk penyakit spesifik yang umum menyerang pohon jeruk bali.
Panel pertama di sebelah kiri berfokus pada Penyakit Kanker Jeruk. Panel ini menampilkan foto close-up jeruk bali matang yang masih menempel di pohon, menunjukkan banyak lesi cokelat, menonjol, dan bertekstur seperti gabus yang tersebar di kulit buah yang berwarna kuning. Daun di sekitarnya menunjukkan gejala serupa, termasuk bintik-bintik kecil, gelap, seperti kawah dengan lingkaran kuning di sekitarnya. Close-up melingkar di bagian dalam menyoroti kerusakan daun secara lebih detail, menekankan tekstur kasar dan bercak tidak beraturan yang khas dari infeksi kanker jeruk. Pencahayaannya alami dan merata, sehingga lesi terlihat jelas.
Panel kedua menggambarkan Penyakit Penghijauan (HLB). Beberapa buah jeruk bali menggantung dalam satu kelompok, menunjukkan pewarnaan yang tidak merata dengan bercak hijau dan kuning yang tidak seragam, bukan pematangan yang merata. Buah tampak cacat dan kusam, menunjukkan kualitas internal yang buruk. Daun di latar belakang menunjukkan penguningan samar dan asimetri. Panel ini menyampaikan sifat sistemik HLB dan dampaknya pada perkembangan buah, menggunakan latar kebun yang realistis dan fokus yang tajam untuk menyoroti gejala visual.
Panel ketiga dikhususkan untuk Jamur Jelaga. Sebuah buah jeruk bali dan daun-daun di sekitarnya sebagian tertutup lapisan tebal berwarna hitam seperti jelaga. Kontras antara pertumbuhan jamur yang gelap dan warna kuning serta hijau alami buah dan dedaunan membuat gejala tersebut langsung mudah dikenali. Sisipan melingkar memperbesar permukaan daun, menunjukkan lapisan jamur berbubuk di permukaan yang menghalangi sinar matahari dan mengurangi fotosintesis.
Panel keempat dan terakhir menunjukkan Busuk Akar. Alih-alih buah dan dedaunan, bagian ini berfokus pada pangkal batang pohon jeruk bali dan sistem akar yang terbuka. Kulit kayu di dekat permukaan tanah tampak menghitam dan membusuk, sementara akarnya terlihat rusak, rapuh, dan tidak sehat. Sebuah sisipan menyoroti akar yang membusuk secara detail, menekankan kerusakan struktural dan pembusukan akibat kelembapan.
Secara keseluruhan, gambar ini menggunakan pelabelan yang jelas, gaya visual yang konsisten, dan detail fotografi yang realistis untuk membandingkan penyakit secara berdampingan. Tata letaknya mendukung identifikasi cepat sekaligus memungkinkan pemeriksaan gejala yang lebih mendalam, sehingga cocok untuk materi pendidikan, presentasi, panduan penyuluhan, dan sumber daya pertanian daring.
Gambar terkait dengan: Panduan Lengkap Menanam Jeruk Bali: Dari Penanaman hingga Panen

