Miklix

Gambar: Perbandingan Pohon Alpukat yang Ditanam dari Biji dan yang Dicangkok

Diterbitkan: 28 Desember 2025 pukul 17.52.39 UTC

Perbandingan visual antara pohon alpukat yang ditanam dari biji dan yang dicangkok, menyoroti pembuahan yang lebih cepat pada spesimen yang dicangkok.


Halaman ini diterjemahkan oleh mesin dari bahasa Inggris agar dapat diakses oleh sebanyak mungkin orang. Sayangnya, terjemahan mesin belum merupakan teknologi yang sempurna, sehingga kesalahan dapat terjadi. Jika Anda mau, Anda dapat melihat versi bahasa Inggris aslinya di sini:

Seed-Grown vs. Grafted Avocado Tree Comparison

Perbandingan berdampingan antara pohon alpukat yang ditanam dari biji dan yang dicangkok, menunjukkan perbedaan produksi buah.

Versi yang tersedia dari gambar ini

  • Ukuran biasa (1,536 x 1,024): JPEG - WebP
  • Ukuran besar (3,072 x 2,048): JPEG - WebP

Deskripsi gambar

Gambar lanskap beresolusi tinggi ini menyajikan perbandingan berdampingan dari dua pohon alpukat di sebuah kebun, yang menggambarkan perbedaan antara metode budidaya yang ditanam dari biji dan yang dicangkok. Gambar dibagi secara vertikal, dengan sisi kiri diberi label "DITANAM DARI BIJI" dan sisi kanan diberi label "DICANGKOK" dengan huruf kapital hitam tebal di bagian atas setiap bagian.

Pohon alpukat yang ditanam dari biji di sebelah kiri tampak kokoh dan sehat, dengan kanopi lebat berupa daun-daun besar berwarna hijau tua dengan permukaan mengkilap dan urat yang menonjol. Cabang-cabangnya tebal dan kuat, dan batangnya lurus dengan kulit kayu kasar berwarna cokelat muda. Meskipun dedaunannya rimbun dan ukurannya sedikit lebih besar, pohon ini tidak menghasilkan buah yang terlihat. Tanah di bawah pohon sebagian besar gersang, dengan beberapa bercak rumput dan bebatuan kecil yang tersebar.

Sebaliknya, pohon alpukat hasil cangkokan di sebelah kanan sedikit lebih kecil ukurannya secara keseluruhan tetapi jauh lebih produktif. Cabang-cabangnya dipenuhi dengan banyak buah alpukat besar dan matang yang menggantung dengan jelas dari tajuknya. Buahnya berwarna hijau tua, memanjang, dan berbentuk tetesan air mata dengan tekstur yang sedikit bergelombang. Daunnya juga berwarna hijau tua dan mengkilap, meskipun dedaunannya sedikit kurang lebat dibandingkan pohon yang ditanam dari biji. Batangnya lurus dan bertekstur, dan tanah di bawah pohon ini menunjukkan lebih banyak rerumputan dan bebatuan kecil.

Latar belakangnya menampilkan kebun yang luas dengan deretan pohon alpukat yang membentang hingga ke kejauhan. Kepadatan dedaunan pohon bervariasi, dan deretan pohon tersebut membentang ke arah cakrawala, menciptakan kesan kedalaman dan skala. Langit berawan dengan campuran awan abu-abu dan putih, memancarkan cahaya lembut dan menyebar di seluruh pemandangan. Pencahayaan ini meningkatkan warna dan tekstur alami pohon, tanah, dan buah tanpa bayangan yang tajam.

Secara keseluruhan, gambar tersebut secara efektif mengkomunikasikan keunggulan hortikultura dari pencangkokan dengan secara visual menunjukkan peningkatan produksi buah pada pohon alpukat hasil cangkokan dibandingkan dengan pohon yang ditanam dari biji. Gambar ini berfungsi sebagai visual edukatif dan promosi bagi petani, peneliti, dan penggemar yang tertarik pada metode budidaya alpukat.

Gambar terkait dengan: Panduan Lengkap Menanam Alpukat di Rumah

Bagikan di BlueskyBagikan di FacebookBagikan di LinkedInBagikan di TumblrBagikan di XBagikan di LinkedInPin di Pinterest

Gambar ini mungkin merupakan perkiraan atau ilustrasi yang dihasilkan oleh komputer dan belum tentu merupakan foto yang sebenarnya. Gambar ini mungkin mengandung ketidakakuratan dan tidak boleh dianggap benar secara ilmiah tanpa verifikasi.