Miklix

Gambar: Pengujian Tanah untuk Budidaya Jeruk

Diterbitkan: 5 Januari 2026 pukul 11.43.44 UTC

Seseorang menguji pH dan tekstur tanah di kebun jeruk, mengevaluasi kondisi untuk pertumbuhan jeruk yang optimal.


Halaman ini diterjemahkan oleh mesin dari bahasa Inggris agar dapat diakses oleh sebanyak mungkin orang. Sayangnya, terjemahan mesin belum merupakan teknologi yang sempurna, sehingga kesalahan dapat terjadi. Jika Anda mau, Anda dapat melihat versi bahasa Inggris aslinya di sini:

Testing Soil for Orange Cultivation

Tangan-tangan sedang menguji pH dan tekstur tanah di kebun jeruk menggunakan alat pengukur tanah.

Dalam foto lanskap beresolusi tinggi ini, seseorang sedang melakukan analisis tanah di dalam kebun jeruk yang subur. Gambar tersebut berfokus pada tangan individu tersebut, yang secara aktif terlibat dalam menguji pH dan tekstur tanah—faktor-faktor penting untuk keberhasilan budidaya jeruk.

Tangan kiri menangkup dan memegang sampel tanah cokelat tua, yang tampak sedikit lembap dan rapuh. Tekstur tanah terlihat berbutir, dengan gumpalan kecil dan partikel yang menempel pada kulit, menunjukkan komposisi lempung yang ideal untuk pohon jeruk. Tangan tersebut memiliki warna alami dengan sedikit noda kotoran pada jari dan buku jari, menekankan sifat taktil dari pemeriksaan tersebut.

Di tangan kanan, orang tersebut memegang alat pengukur pH tanah analog berwarna hijau. Alat ini memiliki probe perak yang dimasukkan ke dalam tanah dan sebuah dial dengan latar belakang putih yang terbagi menjadi zona merah, hijau, dan putih. Zona merah mencakup tingkat pH 3 hingga 7, zona hijau dari 7 hingga 8, dan zona putih dari 8 hingga 9. Dial tersebut diberi label 'pH' di bagian atas dan 'MOISTURE' di bagian bawah, menunjukkan fungsi ganda. Ibu jari dan jari-jari orang tersebut diposisikan untuk menstabilkan alat pengukur, menyoroti ketelitian proses pengukuran.

Di balik tangan-tangan itu, kebun buah tampak rimbun dengan pohon jeruk yang berwarna-warni. Jeruk yang matang menggantung bergerombol di cabang-cabangnya, permukaannya yang cerah dan berlekuk kontras dengan daun-daun hijau tua yang mengkilap. Daunnya lebat, dengan ujung-ujung daun yang sedikit melengkung dan menangkap sinar matahari yang lembut dan menyebar. Jeruk-jeruk tersebut berada dalam berbagai tingkat kematangan, beberapa berwarna oranye sepenuhnya dan yang lainnya masih memiliki sedikit warna hijau, menambah kedalaman visual dan realisme.

Tanah di bawah pohon merupakan campuran tanah terbuka dan vegetasi rendah, termasuk rumput dan tanaman mirip semanggi. Warna tanah bervariasi dari cokelat muda hingga cokelat tua, dengan retakan yang terlihat dan tekstur organik. Pemandangan ini memperkuat konteks pertanian dan pentingnya kesehatan tanah dalam produksi buah.

Komposisinya seimbang, dengan tangan dan peralatan yang fokus tajam sementara latar belakang tetap sedikit buram, menarik perhatian pada proses pengujian. Pencahayaannya alami dan lembut, memperkuat nuansa tanah dan warna-warna cerah jeruk. Secara keseluruhan, gambar tersebut menyampaikan momen kepedulian ilmiah dan pertanian, menggambarkan perpaduan keahlian manusia dan kekayaan alam dalam budidaya jeruk.

Gambar terkait dengan: Panduan Lengkap Menanam Jeruk di Rumah

Bagikan di BlueskyBagikan di FacebookBagikan di LinkedInBagikan di TumblrBagikan di XBagikan di LinkedInPin di Pinterest

Gambar ini mungkin merupakan perkiraan atau ilustrasi yang dihasilkan oleh komputer dan belum tentu merupakan foto yang sebenarnya. Gambar ini mungkin mengandung ketidakakuratan dan tidak boleh dianggap benar secara ilmiah tanpa verifikasi.