Kalkulator Kode Hash SHA-1
Diterbitkan: 16 Februari 2025 pukul 23.21.55 UTC
Terakhir diperbarui: 12 Januari 2026 pukul 09.09.37 UTC
SHA-1 Hash Code Calculator
SHA-1 (Secure Hash Algorithm 1) adalah fungsi hash kriptografi yang dirancang oleh NSA dan dipublikasikan oleh NIST pada tahun 1995. Fungsi ini menghasilkan nilai hash 160 bit (20 byte), yang umumnya direpresentasikan sebagai string heksadesimal 40 karakter. SHA-1 banyak digunakan untuk mengamankan integritas data, tanda tangan digital, dan sertifikat, tetapi sekarang dianggap tidak aman karena kerentanannya terhadap serangan tabrakan (collision attack). Fungsi ini disertakan di sini jika seseorang perlu menghitung kode hash yang harus kompatibel dengan sistem lama, tetapi tidak boleh digunakan saat merancang sistem baru.
Pengungkapan penuh: Saya tidak menulis implementasi spesifik dari fungsi hash yang digunakan pada halaman ini. Ini adalah fungsi standar yang disertakan dengan bahasa pemrograman PHP. Saya hanya membuat antarmuka web untuk membuatnya tersedia untuk umum di sini demi kenyamanan.
Tentang Algoritma Hash SHA-1
Saya bukan seorang ahli matematika, jadi saya akan mencoba menjelaskan fungsi hash ini dengan cara yang dapat dipahami oleh orang awam lainnya - jika Anda menginginkan penjelasan versi matematika ilmiah yang tepat, Anda dapat menemukannya di banyak situs web lain ;-)
Bayangkan SHA-1 seperti mesin penghancur kertas khusus yang dapat menghancurkan pesan apa pun—baik itu satu kata, kalimat, atau seluruh buku—dengan cara yang sangat spesifik. Namun, alih-alih hanya menghancurkan, ia secara ajaib mengeluarkan "kode penghancuran" unik yang selalu tepat sepanjang 40 karakter heksadesimal.
- Misalnya, Anda memasukkan "Halo
- Anda akan mendapatkan 40 digit heksadesimal seperti f7ff9e8b7bb2e09b70935a5d785e0cc5d9d0abf0
Tidak peduli apa pun yang Anda masukkan - pendek atau panjang - outputnya selalu memiliki panjang yang sama.
Mesin penghancur ajaib" ini bekerja dalam empat langkah:
Langkah 1: Siapkan Kertas (Bantalan)
- Sebelum menghancurkan kertas, Anda perlu mempersiapkannya. Bayangkan menambahkan spasi kosong di akhir pesan Anda agar pas sempurna ke dalam baki mesin penghancur kertas.
- Ini seperti saat Anda membuat kue kering, dan Anda memastikan adonan mengisi cetakan secara merata.
Langkah 2: Potong menjadi beberapa bagian yang sama (Belah)
- Mesin penghancur kertas tidak menyukai potongan besar. Jadi, mesin ini akan memotong pesan yang telah Anda siapkan menjadi potongan-potongan yang lebih kecil dan berukuran sama - seperti memotong kue besar menjadi irisan-irisan yang sempurna.
Langkah 3: Resep Rahasia (Mencampur dan Menghaluskan)
- Nah, sekarang bagian yang keren! Di dalam mesin penghancur kertas, setiap bagian pesan Anda melewati serangkaian pengaduk dan rol: Pencampuran: Mesin ini mengaduk pesan Anda dengan beberapa bahan rahasia (aturan dan angka bawaan). Penghancuran: Mesin ini meremas, membalik, dan memutar bagian-bagiannya dengan cara khusus. Pemuntiran: Beberapa bagian dipuntir atau dibalik, seperti melipat kertas menjadi origami.
Setiap langkah membuat pesan semakin kacau, tetapi dengan cara yang sangat spesifik yang selalu diikuti oleh mesin.
Langkah 4: Kode Akhir (Hash)
- Setelah semua proses pencampuran dan penggabungan, muncullah kode acak yang rapi - seperti sidik jari unik untuk pesan Anda.
- Sekalipun Anda hanya mengubah satu huruf dalam pesan asli Anda, hasilnya akan sangat berbeda. Itulah yang membuatnya istimewa.
Alasan mengapa SHA-1 tidak boleh digunakan lagi adalah karena beberapa orang yang sangat pintar telah menemukan cara untuk mengakali mesin penghancur data agar menghasilkan kode yang sama untuk dua pesan yang berbeda (ini disebut tabrakan).
Alih-alih SHA-1, sekarang kita memiliki "penghancur" yang lebih kuat dan lebih pintar. Saat tulisan ini dibuat, algoritma hash andalan saya untuk sebagian besar keperluan adalah SHA-256 - dan ya, saya juga memiliki kalkulator untuk itu: [Link]
Bacaan Lebih Lanjut
Jika Anda menikmati postingan ini, Anda mungkin juga menyukai saran berikut:
