Miklix

Kalkulator Kode Hash Tiger-160/3

Diterbitkan: 17 Februari 2025 pukul 21.17.25 UTC
Terakhir diperbarui: 12 Januari 2026 pukul 13.25.05 UTC

Kalkulator kode hash yang menggunakan fungsi hash Tiger 160 bit, 3 putaran (Tiger-160/3) untuk menghitung kode hash berdasarkan input teks atau unggahan file.

Halaman ini diterjemahkan oleh mesin dari bahasa Inggris agar dapat diakses oleh sebanyak mungkin orang. Sayangnya, terjemahan mesin belum merupakan teknologi yang sempurna, sehingga kesalahan dapat terjadi. Jika Anda mau, Anda dapat melihat versi bahasa Inggris aslinya di sini:

Tiger-160/3 Hash Code Calculator

Tiger 160/3 (Tiger 160 bit, 3 putaran) adalah fungsi hash kriptografi yang menerima input (atau pesan) dan menghasilkan output berukuran tetap, 160 bit (20 byte), yang umumnya direpresentasikan sebagai angka heksadesimal 40 karakter.

Fungsi hash Tiger adalah fungsi hash kriptografi yang dirancang oleh Ross Anderson dan Eli Biham pada tahun 1995. Fungsi ini secara khusus dioptimalkan untuk kinerja cepat pada platform 64-bit, sehingga sangat cocok untuk aplikasi yang membutuhkan pemrosesan data berkecepatan tinggi, seperti verifikasi integritas file, tanda tangan digital, dan pengindeksan data. Fungsi ini menghasilkan kode hash 192 bit dalam 3 atau 4 putaran, yang dapat dipotong menjadi 160 atau 128 bit jika diperlukan karena keterbatasan penyimpanan atau kompatibilitas dengan aplikasi lain.

Metode ini tidak lagi dianggap aman untuk aplikasi kriptografi modern, tetapi disertakan di sini jika seseorang perlu menghitung kode hash untuk kompatibilitas mundur.

Pengungkapan penuh: Saya tidak menulis implementasi spesifik dari fungsi hash yang digunakan pada halaman ini. Ini adalah fungsi standar yang disertakan dengan bahasa pemrograman PHP. Saya hanya membuat antarmuka web untuk membuatnya tersedia untuk umum di sini demi kenyamanan.


Hitung Kode Hash Baru

Data yang dikirimkan atau file yang diunggah melalui formulir ini hanya akan disimpan di server selama diperlukan untuk menghasilkan kode hash yang diminta. Data tersebut akan segera dihapus sebelum hasilnya dikembalikan ke browser Anda.

Masukkan data:



Teks yang dikirim adalah teks yang dienkode UTF-8. Karena fungsi hash beroperasi pada data biner, hasilnya akan berbeda dibandingkan jika teks tersebut dalam pengkodean lain. Jika Anda perlu menghitung hash teks dalam pengkodean tertentu, Anda harus mengunggah sebuah file.



Tentang Algoritma Hash Tiger-160/3

Saya bukan ahli matematika maupun kriptografi, tetapi saya akan mencoba menjelaskan fungsi hash ini dengan bahasa awam beserta contohnya. Jika Anda lebih menyukai penjelasan yang benar secara ilmiah dan tepat, lengkap dengan matematika yang rumit, saya yakin Anda dapat menemukannya di banyak situs web lain ;-)

Sekarang, bayangkan Anda sedang membuat resep smoothie rahasia. Anda memasukkan banyak buah (data Anda), mencampurnya dengan cara khusus (proses hashing), dan pada akhirnya, Anda mendapatkan rasa yang unik (hash). Bahkan jika Anda mengubah satu hal kecil saja - seperti menambahkan satu blueberry lagi - rasanya akan benar-benar berbeda.

Dengan Tiger, ada tiga langkah untuk melakukan ini:

Langkah 1: Menyiapkan Bahan-Bahan (Mengisi Data)

  • Tidak peduli seberapa besar atau kecil data Anda, Tiger memastikan ukurannya tepat untuk blender. Mereka menambahkan sedikit bahan pengisi ekstra (seperti bantalan) sehingga semuanya pas dengan sempurna.

Langkah 2: Blender Super (Fungsi Kompresi)

  • Blender ini memiliki tiga mata pisau yang bertenaga.
  • Data tersebut dipotong menjadi beberapa bagian, dan setiap bagian dimasukkan ke dalam blender satu per satu.
  • Pisau-pisau tersebut tidak hanya berputar - mereka mencampur, menghancurkan, memutar, dan mengacak data dengan cara yang gila menggunakan pola khusus (ini seperti pengaturan rahasia blender yang memastikan semuanya tercampur secara tidak terduga).

Langkah 3: Beberapa Pencampuran (Langkah/Putaran)

  • Di sinilah letaknya yang menarik. Tiger tidak hanya mencampur data Anda sekali, tetapi mencampurnya berkali-kali untuk memastikan tidak ada yang bisa mengetahui bahan-bahan aslinya.
  • Inilah perbedaan antara versi 3 dan 4 putaran. Dengan menambahkan siklus pencampuran ekstra, versi 4 putaran sedikit lebih aman, tetapi juga lebih lambat dalam perhitungannya.

Bacaan Lebih Lanjut

Jika Anda menikmati postingan ini, Anda mungkin juga menyukai saran berikut:


Bagikan di BlueskyBagikan di FacebookBagikan di LinkedInBagikan di TumblrBagikan di XBagikan di LinkedInPin di Pinterest

Mikkel Christensen

Tentang Penulis

Mikkel Christensen
Mikkel adalah pencipta dan pemilik miklix.com. Dia memiliki lebih dari 20 tahun pengalaman sebagai pemrogram komputer profesional/pengembang perangkat lunak dan saat ini bekerja penuh waktu di sebuah perusahaan IT besar di Eropa. Ketika tidak menulis blog, ia menghabiskan waktu luangnya untuk beragam minat, hobi, dan kegiatan, yang mungkin sampai batas tertentu tercermin dalam berbagai topik yang dibahas di situs web ini.