Gambar: Stormveil's Edge: Tarnished vs. Godrick dengan Kapak Emas
Diterbitkan: 5 Februari 2026 pukul 10.36.01 UTC
Terakhir diperbarui: 29 Januari 2026 pukul 15.21.29 UTC
Sebuah adegan fan art Elden Ring yang realistis dan penuh ketegangan menunjukkan para Tarnished dengan baju zirah bergaya Black Knife menghadapi Godrick the Grafted dari jarak dekat di halaman reruntuhan Stormveil, dengan kapak perang berlapis emas, kabut, dan tembok menjulang tinggi di belakang mereka.
Stormveil’s Edge: Tarnished vs. Godrick with the Gilded Axe
Versi yang tersedia dari gambar ini
Deskripsi gambar
Ilustrasi fantasi gelap yang realistis dan penuh ketegangan menangkap momen sesaat sebelum pertempuran dimulai di halaman reruntuhan Kastil Stormveil, dengan kedua lawan kini cukup dekat sehingga ancaman dapat dirasakan hanya dari postur tubuh mereka. Kamera berada rendah dan sedikit di belakang Tarnished di sebelah kiri, menawarkan tampilan belakang sebagian yang menekankan kesiapan defensif prajurit sambil mengarahkan fokus ke bos. Tarnished mengenakan baju zirah yang terinspirasi dari Black Knife dengan warna arang gelap: pelat logam berlapis membungkus bahu dan lengan, menangkap sorotan redup dari langit yang mendung. Tudung dan jubah tebal terhampar di punggung dalam lipatan tebal, kainnya dihiasi dengan jahitan emas halus dan filigran yang menunjukkan keahlian yang halus daripada sekadar ornamen. Sabuk, tali, dan ikatan kecil melingkari pinggang dan pinggul, memberikan siluet kompleksitas praktis ala pembunuh.
Sikap The Tarnished tegang dan terkendali—lutut ditekuk, berat badan diturunkan, tubuh condong ke depan secukupnya untuk menunjukkan gerakan yang akan segera terjadi. Di tangan kanan, sebuah pedang melengkung dipegang rendah di latar depan, ujungnya yang berkilau memantulkan cahaya redup dan membentuk lengkungan menuju pusat adegan. Pedang itu tetap terpisah jelas dari senjata bos, memperkuat bahwa ini masih momen yang tertunda sebelum serangan pertama.
Di sebelah kanan, Godrick si Cangkok tampak dari jarak dekat, memenuhi bagian tengah dengan perpaduan mengerikan antara keagungan dan kebrutalan yang dijahit. Rambutnya yang liar dan pucat membingkai ekspresi menggeram di bawah ornamen kecil seperti mahkota, menjadikan wajahnya sebagai titik fokus kemarahan dan kesombongan. Di sekeliling tubuhnya, beberapa lengan cangkok mencuat keluar dengan sudut yang tidak wajar—beberapa tangan bercakar menjangkau seolah ingin mencengkeram, yang lain melengkung dalam kesiapan tegang—menciptakan siluet kacau seperti semak belukar. Jubah hijau compang-camping dan kain berlapis-lapis tergantung di tubuhnya yang besar, berjumbai dan sobek, dengan hiasan emas yang usang dan pola yang pudar mengisyaratkan kemegahan masa lalu yang kini telah rusak. Kain itu menjuntai tidak rata di atas baju zirah dan daging, memperkuat kesan seorang bangsawan yang dirakit dari piala.
Kapak perang emas Godrick yang berhias indah teracung ke depan di dekat bagian tengah kiri tubuhnya, disajikan pada sudut yang mengancam dan defensif. Kepala kapaknya diukir dan dipoles dengan mewah, permukaannya yang berlapis emas menonjol di antara palet warna batu dan awan yang lembut. Kapak itu tampak berat dan seremonial sekaligus—sebuah pusaka kekuasaan yang digunakan sebagai alat tumpul untuk mendominasi.
Latar belakang memperdalam kesan tempat: dinding batu yang lapuk dan menara bundar menjulang di belakang Godrick, diredam oleh kabut dan jarak. Tanah merupakan mozaik dari batu paving yang retak, puing-puing yang berserakan, dan serpihan kecil, semuanya diredam oleh cahaya abu-abu. Serpihan halus abu, debu, atau salju tipis melayang di udara, menambah gerakan dan atmosfer pada keheningan. Suasana keseluruhan terasa mencekam dan menegangkan—dua sosok terkunci dalam penilaian waspada, senjata siap ditembakkan, ruang sempit di antara mereka dipenuhi dengan kepastian bahwa detak jantung berikutnya akan berubah menjadi kekerasan.
Gambar terkait dengan: Elden Ring: Godrick the Grafted (Stormveil Castle) Boss Fight

