Gambar: Tampilan Lebih Lengkap: Duel Tarnished vs Nox
Diterbitkan: 12 Januari 2026 pukul 14.54.07 UTC
Terakhir diperbarui: 10 Januari 2026 pukul 16.30.49 UTC
Gambar fan art Elden Ring yang realistis menunjukkan Tarnished dalam baju zirah Black Knife menghadapi Nox Swordstress dan Nox Monk di Kota Sihir Sellia, dengan pemandangan reruntuhan yang lebih luas.
Expanded View: Tarnished vs Nox Duel
Versi yang tersedia dari gambar ini
Deskripsi gambar
Ilustrasi fantasi semi-realistis yang penuh suasana ini menangkap momen dramatis di Kota Sihir Sellia dari Elden Ring: Shadow of the Erdtree. Komposisinya telah diperluas untuk memperlihatkan lebih banyak reruntuhan kota, meningkatkan kesan skala dan misteri. The Tarnished, mengenakan baju zirah Black Knife yang ikonik, berdiri di latar depan sebelah kiri, sebagian membelakangi penonton. Baju zirahnya terdiri dari lempengan gelap berlapis dengan ukiran halus, dan selendang merah tua tersampir di bahunya. Tudungnya menutupi sebagian besar wajahnya, hanya menyisakan mata kuning yang bersinar yang terlihat. Dia menggenggam pedang bermata lurus di tangan kanannya, miring ke bawah, sementara tangan kirinya terkepal siap siaga. Sikapnya tegang dan penuh perhitungan, lutut sedikit ditekuk, menyampaikan kewaspadaan dan tekad.
Di hadapannya, di bagian tengah, berdiri Pendekar Pedang Nox dan Biksu Nox. Biksu Nox, di sebelah kiri, mengenakan jubah berkerudung pucat di atas tunik gelap dan baju zirah kulit. Wajahnya tersembunyi dalam bayangan, dan ia memegang pedang melengkung berbilah hitam. Posturnya waspada namun mengancam. Pendekar Pedang Nox, di sebelah kanan, dibedakan oleh hiasan kepala kerucut tinggi yang menutupi wajahnya kecuali celah sempit yang memperlihatkan mata merah menyala. Jubah berwarna kremnya mengalir di atas korset gelap dan rok compang-camping. Ia memegang pedang ramping dan lurus di sisinya, sikapnya tenang namun siap menyerang.
Latar belakang yang diperluas mengungkapkan lebih banyak arsitektur Sellia yang memesona. Bangunan batu yang runtuh dengan jendela melengkung dan ukiran hiasan menjulang di tengah senja yang berkabut. Pilar-pilar yang patah, dinding yang ditutupi lumut, dan flora magis yang bercahaya menghiasi jalan setapak berbatu. Sebuah pintu lengkung bercahaya di kejauhan memancarkan cahaya keemasan yang hangat, membentuk siluet sosok sendirian di dalamnya dan berfungsi sebagai penanda visual. Langit di atas berwarna biru kehijauan yang redup, diselimuti kabut berputar yang menambah kedalaman dan misteri.
Palet warna memadukan warna biru, hijau, dan abu-abu yang sejuk dengan aksen hangat dari rerumputan dan pintu yang bercahaya. Syal merah milik Tarnished menjadi titik fokus yang mencolok. Pencahayaan terasa muram dan sinematik, dengan cahaya bulan yang lembut dan penerangan magis yang menciptakan bayangan dramatis dan meningkatkan realisme tekstur—baju zirah, kain, batu, dan vegetasi. Komposisi ditata dengan cermat, dengan elemen latar depan, latar tengah, dan latar belakang menciptakan kesan kedalaman dan imersi.
Gambar ini membangkitkan ketegangan dan suspense naratif, membenamkan pemirsa dalam dunia fantasi gelap di mana sihir kuno dan pertempuran mematikan bertemu. Tampilan yang diperluas meningkatkan penceritaan, menempatkan karakter-karakter dalam lingkungan yang kaya detail dan membusuk yang mengisyaratkan sejarah yang terlupakan dan bahaya yang mengintai.
Gambar terkait dengan: Elden Ring: Nox Swordstress and Nox Monk (Sellia, Town of Sorcery) Boss Fight

