Miklix

Gambar: Ketenangan yang Lebih Luas Sebelum Badai

Diterbitkan: 24 Februari 2026 pukul 21.07.35 UTC

Gambar fan art Elden Ring bergaya anime sudut lebar yang menggambarkan Tarnished menghadapi Tree Sentinel yang menunggang kuda di lanskap yang luas beberapa saat sebelum pertempuran dimulai.


Halaman ini diterjemahkan oleh mesin dari bahasa Inggris agar dapat diakses oleh sebanyak mungkin orang. Sayangnya, terjemahan mesin belum merupakan teknologi yang sempurna, sehingga kesalahan dapat terjadi. Jika Anda mau, Anda dapat melihat versi bahasa Inggris aslinya di sini:

A Wider Calm Before the Storm

Adegan bergaya anime yang luas menunjukkan Tarnished dari belakang menghadap Penjaga Pohon di kejauhan yang menunggang kuda di lanskap luas yang dipenuhi bunga sebelum pertempuran.

Versi yang tersedia dari gambar ini

  • Ukuran biasa (1,536 x 1,024): JPEG - WebP
  • Ukuran besar (3,072 x 2,048): JPEG - WebP

Deskripsi gambar

Gambar tersebut menampilkan adegan bergaya anime sinematik yang luas, berlatar lanskap terbuka yang terinspirasi oleh Hinterland dari *Elden Ring: Shadow of the Erdtree*. Kamera telah ditarik mundur untuk memperlihatkan lebih banyak lingkungan, menekankan skala, jarak, dan ketegangan yang tenang sebelum kekerasan meletus. Di latar depan sebelah kiri berdiri Sang Ternoda, dilihat dari belakang dan sedikit ke samping, menstabilkan perspektif seolah-olah penonton berdiri tepat di atas bahunya. Sang Ternoda mengenakan baju zirah Black Knife, gelap dan kusam, dengan pelat berlapis, ukiran halus, dan kain yang mengalir tertiup angin. Tudung yang dalam menutupi seluruh kepala, menghapus detail wajah dan memperkuat anonimitas sosok tersebut. Postur Sang Ternoda rendah dan waspada, lutut ditekuk dan bahu ke depan, menyampaikan kesiapan tanpa tergesa-gesa.

Di tangan kanan Tarnished terdapat belati melengkung dengan bilah bergerigi yang berhias. Senjata itu dipegang dekat dengan tubuh dan diarahkan ke depan, menunjukkan pengendalian diri dan ketelitian daripada kekuatan kasar. Perhatian Tarnished tertuju pada musuh di depannya, sikap mereka menandakan bahwa saat ini adalah saat penilaian, bukan serangan.

Di bagian tengah dan sisi kanan bingkai berdiri Sang Penjaga Pohon, besar dan dominan bahkan dari kejauhan. Menunggangi kuda berlapis baja tebal, Sang Penjaga mengenakan baju zirah emas berornamen yang dipenuhi ukiran rumit yang memantulkan cahaya siang hari yang redup. Baju zirah itu tampak kuno dan seremonial, memancarkan otoritas dan ancaman ilahi. Sebuah perisai besar berukir dipegang erat, sementara tombak bermata ganda yang panjang terulur ke bawah dan ke depan, panjangnya menekankan jangkauan dan kekuatan yang luar biasa. Wajah Sang Penjaga yang berhelm gelap dan sulit dibaca, memberikan sosok itu kehadiran yang dingin dan seperti patung. Kuda di bawahnya sama mengesankannya, kepalanya yang berlapis baja dipahat menjadi wajah yang garang, kuku-kukunya tertanam kuat di jalan tanah saat debu dan puing-puing naik perlahan di sekitarnya.

Latar belakang yang diperluas menambah kedalaman dan atmosfer pada adegan tersebut. Sebuah jalan tanah berkelok-kelok membelah ladang bunga liar yang luas dengan warna putih, kuning, ungu, dan biru, kelembutannya kontras dengan kekerasan yang tersirat dari konfrontasi tersebut. Bebatuan dan perbukitan yang bergelombang membingkai lembah, dihiasi pepohonan jarang yang memudar ke kejauhan yang berkabut. Di atas, langit yang tebal dan penuh awan membentang di cakrawala, menyebarkan cahaya dan memandikan adegan dalam nada yang sejuk dan tenang. Komposisi keseluruhan menekankan skala dan keniscayaan, menangkap ketenangan yang rapuh sebelum medan perang meletus.

Gambar terkait dengan: Elden Ring: Tree Sentinel (Second) (Hinterland) Boss Fight (SOTE)

Bagikan di BlueskyBagikan di FacebookBagikan di LinkedInBagikan di TumblrBagikan di XBagikan di LinkedInPin di Pinterest