Gambar: Hama Umum pada Pohon Jeruk Bali dan Metode Pengendalian Organik
Diterbitkan: 12 Januari 2026 pukul 15.25.10 UTC
Infografis edukatif yang menggambarkan hama umum yang menyerang pohon jeruk bali dan metode pengendalian organik serta ramah lingkungan, termasuk minyak neem, serangga bermanfaat, pemangkasan, perangkap, dan minyak hortikultura.
Common Grapefruit Tree Pests and Organic Control Methods
Gambar ini adalah infografis edukatif berorientasi lanskap yang detail, yang menggambarkan hama umum yang menyerang pohon jeruk bali beserta metode pengendalian organik dan ramah lingkungan. Di tengah komposisi terdapat pohon jeruk bali yang sehat tumbuh di kebun yang disinari matahari, cabang-cabangnya dipenuhi jeruk bali kuning yang matang dan daun hijau mengkilap. Latar belakang kebun dikaburkan secara lembut, memberikan kesan kedalaman dan lingkungan pertanian alami sambil tetap memfokuskan perhatian pada pohon dan elemen informasi di sekitarnya.
Di bagian atas gambar, sebuah papan kayu bergaya pedesaan menampilkan judul “Hama Umum yang Menyerang Pohon Jeruk Bali & Metode Pengendalian Organik,” yang memperkuat tema edukasi dan berkebun organik. Di sekeliling pohon utama terdapat beberapa gambar sisipan berbentuk lingkaran, masing-masing menyoroti hama spesifik yang umum ditemukan pada pohon jeruk. Foto-foto close-up ini kontras dengan pemandangan kebun yang lebih luas, sehingga hama mudah diidentifikasi.
Di sisi kiri, kutu daun digambarkan bergerombol di daun, digambarkan sebagai serangga hijau kecil yang memakan getah tanaman. Ikon dan label di dekatnya mengilustrasikan pengendalian organik seperti semprotan minyak neem dan kumbang kepik, menekankan pengelolaan hama biologis. Di bawahnya, sisipan lain menunjukkan penggerek daun jeruk, dengan jejak berkelok-kelok yang terlihat terukir di permukaan daun. Gunting pangkas dan teks menunjukkan pemangkasan daun yang terinfeksi sebagai metode pengendalian yang direkomendasikan, di samping sebotol semprotan BT.
Di bagian tengah bawah, gambar close-up detail lalat buah menunjukkan seekor lalat dewasa hinggap di daging buah jeruk. Visual pendamping mencakup perangkap dan toples umpan, yang menyoroti strategi pemantauan dan pengendalian non-kimia. Di sebelah kanan, serangga sisik ditunjukkan menempel pada cabang, tampak sebagai benjolan kecil berwarna cokelat seperti cangkang. Sebuah tangan yang mengoleskan tanah diatom dan wadah minyak hortikultura menunjukkan pilihan pengendalian fisik dan berbasis minyak.
Di bagian kanan atas, kutu daun jeruk Asia digambarkan dengan detail makro yang tajam pada sehelai daun. Perangkap lengket berwarna kuning dan serangga bermanfaat ditampilkan sebagai metode organik untuk mengurangi populasi kutu daun dan melindungi kesehatan pohon. Sepanjang infografis, palet warnanya alami dan hangat, didominasi oleh warna hijau, kuning, dan cokelat tanah, yang memperkuat tema pertanian berkelanjutan.
Secara keseluruhan, gambar ini menggabungkan realisme fotografi dengan pelabelan visual yang jelas untuk mengedukasi pemirsa tentang hama pohon jeruk bali dan cara-cara yang bertanggung jawab terhadap lingkungan untuk mengelolanya, sehingga cocok untuk tukang kebun, petani, atau materi pendidikan yang berfokus pada budidaya jeruk organik.
Gambar terkait dengan: Panduan Lengkap Menanam Jeruk Bali: Dari Penanaman hingga Panen

