Gambar: Panduan Visual untuk Masalah dan Solusi Umum dalam Budidaya Kacang Polong
Diterbitkan: 5 Januari 2026 pukul 11.54.20 UTC
Infografis edukatif yang menggambarkan masalah umum dalam budidaya kacang polong dan solusi yang jelas, termasuk hama, penyakit, masalah nutrisi, dan metode pencegahan untuk tanaman kacang polong yang lebih sehat.
Visual Guide to Common Pea Growing Problems and Solutions
Gambar tersebut adalah infografis edukatif berorientasi lanskap yang detail berjudul "Masalah & Solusi Budidaya Kacang Polong," yang dirancang sebagai panduan visual bagi para pekebun yang menanam kacang polong. Di bagian tengah atas, judul tersebut muncul pada papan kayu pedesaan yang dikelilingi oleh sulur kacang polong hijau, daun, dan polong kacang polong yang menggantung, memberikan desain keseluruhan estetika alami bertema taman. Latar belakangnya menyerupai bedengan taman yang ditanami dengan tanah di bagian bawah dan tanaman hijau subur yang membingkai konten.
Di bawah judul, infografis dibagi menjadi delapan panel yang terdefinisi dengan jelas dan disusun dalam dua baris horizontal masing-masing empat panel. Setiap panel menampilkan ilustrasi bergaya foto realistis dari masalah spesifik pada tanaman kacang polong, judul bergaya kayu yang tebal yang menyebutkan masalahnya, deskripsi singkat tentang gejalanya, dan solusi ringkas yang disajikan dalam kotak teks yang disorot.
Panel pertama, berlabel "Embun Tepung," menunjukkan daun kacang polong yang dilapisi lapisan putih seperti bubuk. Teks yang menyertainya menjelaskan bahwa ini muncul sebagai lapisan putih pada daun, dengan solusi yang merekomendasikan penggunaan minyak neem atau semprotan soda kue. Panel kedua, "Kutu Daun," menggambarkan kelompok serangga hijau kecil pada batang dan daun kacang polong, di samping ikon botol semprot kecil. Solusinya menyarankan penyemprotan dengan sabun insektisida.
Panel ketiga, "Daun Menguning," menggambarkan dedaunan kacang polong yang berwarna kuning pucat, menunjukkan kekurangan nutrisi. Solusi yang disarankan adalah menambahkan kompos atau pupuk seimbang. Panel keempat di baris atas, "Larva Ngengat Kacang Polong," menunjukkan ulat yang memakan bagian dalam polong kacang polong, dengan solusi yang merekomendasikan penggunaan penutup baris untuk melindungi tanaman.
Baris paling bawah dimulai dengan "Busuk Akar," yang diilustrasikan dengan akar-akar yang membusuk dan berwarna gelap yang ditarik dari tanah. Teks tersebut mengidentifikasi akar-akar yang membusuk dan berwarna hitam sebagai gejalanya dan menyarankan untuk memperbaiki drainase dan menghindari penyiraman berlebihan. Selanjutnya adalah "Bercak Daun Kacang Polong," yang menunjukkan daun-daun dengan bintik-bintik melingkar berwarna cokelat, dengan solusi yang merekomendasikan untuk membuang daun-daun yang terkena.
Panel ketujuh, "Perkembangan Polong yang Buruk," menggambarkan polong kacang polong yang kecil atau cacat yang menggantung dari sulur. Solusinya menyoroti pentingnya memastikan penyiraman secara teratur. Panel terakhir, "Kerusakan Akibat Burung," menunjukkan seekor burung kecil mematuk polong kacang polong melalui jaring kebun. Teks menjelaskan bahwa kacang polong dimakan oleh burung dan menyarankan penggunaan jaring untuk melindungi tanaman.
Secara keseluruhan, infografis ini menggabungkan visual yang jelas, warna alami, dan saran berkebun praktis ke dalam satu gambar referensi yang mudah dipahami untuk mendiagnosis dan memecahkan masalah umum dalam menanam kacang polong.
Gambar terkait dengan: Panduan Lengkap Menanam Kacang Polong di Kebun Anda Sendiri

