Miklix

Gambar: Tarnished Menghadapi Misbegotten dan Crucible Knight

Diterbitkan: 5 Januari 2026 pukul 11.28.11 UTC
Terakhir diperbarui: 2 Januari 2026 pukul 21.19.08 UTC

Gambar fan art anime beresolusi tinggi yang menunjukkan Tarnished dari belakang sedang bertarung melawan Misbegotten Warrior dan Crucible Knight dengan pedang dan perisai di halaman Kastil Redmane yang terbakar.


Halaman ini diterjemahkan oleh mesin dari bahasa Inggris agar dapat diakses oleh sebanyak mungkin orang. Sayangnya, terjemahan mesin belum merupakan teknologi yang sempurna, sehingga kesalahan dapat terjadi. Jika Anda mau, Anda dapat melihat versi bahasa Inggris aslinya di sini:

Tarnished Confronts Misbegotten and Crucible Knight

Gambar bergaya anime dari Tarnished yang dilihat dari belakang di sebelah kiri, menghadap Misbegotten Warrior dan Crucible Knight dengan pedang dan perisai di halaman reruntuhan Kastil Redmane.

Ilustrasi bergaya anime ini menggambarkan konfrontasi klimaks di dalam halaman Kastil Redmane yang hancur. Kamera diputar sehingga Sang Ternoda menempati latar depan sebelah kiri, sebagian terlihat dari belakang, menciptakan perasaan bahwa penonton berdiri tepat di atas bahu sang pahlawan. Sang Ternoda mengenakan baju zirah Pisau Hitam yang khas: lempengan gelap berlapis di atas rantai dan kulit, dengan jubah panjang yang robek melambai ke belakang tertiup angin panas. Tudung menutupi sebagian besar wajah, tetapi cahaya merah samar bersinar dari bawah tudung yang gelap, mengisyaratkan tekad yang kuat. Di tangan kanan Sang Ternoda yang diturunkan, sebuah belati pendek menyala dengan cahaya merah tua magis yang terpantul dari lantai batu yang retak.

Di tengah adegan, muncul Sang Prajurit Terkutuk, makhluk yang dipenuhi amarah membara. Tubuhnya yang berotot sebagian besar telanjang, ditandai dengan bekas luka dan detail otot yang menonjol, dan dimahkotai oleh surai rambut liar berwarna api yang tampak menyala dalam pusaran bara api. Mata binatang itu menyala merah yang tidak wajar saat ia meraung, rahangnya terbuka lebar, memperlihatkan gigi-gigi bergerigi. Kedua tangannya mencengkeram pedang besar yang sudah aus dan terangkat dalam serangan menyapu, mengirimkan debu dan percikan api ke udara saat bilah pedang menebas halaman.

Di sebelah kanan berdiri Ksatria Crucible, sebuah perwujudan ancaman yang terkendali. Mengenakan baju zirah berwarna emas yang dihiasi motif kuno, ksatria ini sangat kontras dengan keganasan Si Tercela. Helm bertanduk menutupi wajahnya, hanya menyisakan celah mata yang sempit dan bercahaya. Satu lengannya menopang perisai bundar berat yang dihiasi ukiran berputar, sementara lengan lainnya memegang pedang lebar yang diarahkan ke depan, siap untuk melawan langkah selanjutnya dari Si Ternoda. Logam yang dipoles menangkap cahaya api, menghasilkan sorotan hangat di sepanjang pelat baju zirah ksatria.

Latar belakang didominasi oleh tembok batu menjulang tinggi Kastil Redmane. Bendera-bendera compang-camping tergantung di benteng, dan tenda-tenda serta bangunan kayu yang terbengkalai berjajar di tepi halaman, menunjukkan medan perang yang membeku di tengah pengepungan. Langit di atas diwarnai jingga oleh kobaran api di kejauhan, dan bara api yang menyala melayang di udara berasap seperti percikan api yang jatuh dari tungku. Bersama-sama, elemen-elemen ini membingkai momen ketegangan yang tak tertahankan: kaum Ternoda, berada di ambang aksi, menghadapi ancaman ganda berupa kekacauan brutal dan disiplin yang tak kenal ampun di jantung kastil yang terbakar.

Gambar terkait dengan: Elden Ring: Misbegotten Warrior and Crucible Knight (Redmane Castle) Boss Fight

Bagikan di BlueskyBagikan di FacebookBagikan di LinkedInBagikan di TumblrBagikan di XBagikan di LinkedInPin di Pinterest