Panduan Lengkap untuk Menanam Zaitun di Rumah dengan Sukses
Diterbitkan: 5 Januari 2026 pukul 11.36.03 UTC
Pohon zaitun menghadirkan sentuhan pesona Mediterania ke taman mana pun sekaligus menawarkan imbalan berupa buah zaitun yang ditanam sendiri. Dengan dedaunan hijau keperakan dan batang yang berkerut, pohon-pohon kuno ini tidak hanya indah—tetapi juga sangat mudah dibudidayakan di rumah.
A Complete Guide to Growing Olives at Home Successfully

Baik Anda memiliki taman yang luas atau hanya balkon yang cerah, menanam zaitun di rumah adalah proyek yang dapat dicapai dan bermanfaat bagi para tukang kebun dari semua tingkat pengalaman.
Sejarah dan Manfaat Budidaya Zaitun di Rumah
Pohon zaitun telah dibudidayakan selama ribuan tahun di seluruh wilayah Mediterania. Pohon-pohon yang tangguh ini dapat hidup selama berabad-abad—beberapa spesimen kuno berusia lebih dari 2.000 tahun dan masih menghasilkan buah! Selain umur panjangnya yang mengesankan, pohon zaitun menawarkan banyak manfaat bagi para tukang kebun rumahan:
- Tahan kekeringan dan perawatannya mudah setelah tumbuh dengan baik.
- Pepohonan yang selalu hijau memberikan daya tarik visual sepanjang tahun.
- Menghasilkan buah yang dapat dimakan, yang dapat diolah untuk dikonsumsi atau diolah menjadi minyak.
- Sangat cocok untuk ditanam dalam wadah bagi taman dengan lahan terbatas.
- Menciptakan estetika Mediterania di lingkungan taman mana pun.
- Secara alami tahan terhadap hama dibandingkan dengan banyak pohon buah-buahan.
Baik Anda tertarik memanen zaitun atau sekadar menginginkan pohon hias yang menarik, menanam zaitun di rumah menghubungkan Anda dengan tradisi pertanian kuno sekaligus menambah keindahan ruang taman Anda.
Varietas Zaitun Terbaik untuk Budidaya Rumahan
Memilih varietas zaitun yang tepat sangat penting untuk keberhasilan budidaya zaitun di rumah. Beberapa varietas lebih cocok untuk produksi minyak, sementara yang lain menghasilkan zaitun meja yang sangat baik. Pertimbangkan iklim Anda, ruang yang tersedia, dan apa yang ingin Anda panen saat memilih varietas.

| Variasi | Penggunaan Terbaik | Ketahanan | Ukuran | Fitur Khusus |
| Arbequina | Minyak & Meja | Zona 8-10 | 12-15 kaki (lebih kecil di dalam kontainer) | Subur sendiri, berbuah lebih awal, sangat cocok untuk pemula. |
| Frantoio | Minyak | Zona 7-10 | 15-20 kaki | Tahan dingin, minyak beraroma buah, pertumbuhan lebih cepat |
| Misi | Minyak & Meja | Zona 8-10 | 15-18 kaki | Tahan kekeringan, rasa yang khas |
| Manzanilla | Meja | Zona 8-10 | 20-30 kaki | Buah berukuran besar, bijinya mudah dibuang. |
| Leccino | Minyak | Zona 8-9 | 25-30 kaki | Tahan angin, penghasil yang konsisten |
Persyaratan Iklim dan Zona Pertumbuhan
Pohon zaitun tumbuh subur di iklim seperti Mediterania dengan musim panas yang panas dan kering serta musim dingin yang ringan. Meskipun secara tradisional dikaitkan dengan daerah hangat, beberapa varietas dapat beradaptasi dengan iklim yang lebih dingin dengan perawatan yang tepat.
Kondisi Tumbuh yang Ideal
- Zona USDA: 7-10 (beberapa varietas dapat bertahan hidup di Zona 7 dengan perlindungan)
- Suhu: Tahan terhadap panas dengan baik; pohon dewasa dapat bertahan hidup dalam waktu singkat hingga suhu -15-20°C.
- Sinar matahari: Sinar matahari penuh (minimal 6-8 jam setiap hari)
- Kelembapan: Lebih menyukai kondisi kering; kelembapan berlebihan dapat memicu penyakit.
Tips untuk Iklim Dingin: Di zona 6 atau lebih dingin, tanam pohon zaitun dalam wadah yang dapat dipindahkan ke dalam ruangan atau ke area terlindungi selama musim dingin. Pilih varietas yang tahan dingin seperti Frantoio atau Arbequina untuk hasil terbaik.

Jam Pendinginan dan Pembungaan
Pohon zaitun membutuhkan periode suhu musim dingin di bawah 50°F (10°C) untuk memicu pembungaan. Sebagian besar varietas membutuhkan 200-300 jam pendinginan untuk pembentukan buah yang optimal. Tanpa periode pendinginan ini, pohon mungkin tumbuh dengan indah tetapi gagal menghasilkan buah—pertimbangan penting bagi petani yang menanam di dalam ruangan.
Petunjuk Penanaman Langkah demi Langkah
Baik Anda menanam di tanah atau di dalam wadah, teknik penanaman yang tepat sangat penting untuk menumbuhkan pohon zaitun yang sehat. Ikuti panduan ini untuk hasil terbaik saat menanam zaitun di rumah.
Penanaman dalam Wadah
- Pilih wadah dengan lebar dan kedalaman minimal 18-24 inci yang memiliki lubang drainase.
- Gunakan campuran media tanam yang mudah mengalirkan air dengan tambahan perlit atau pasir.
- Letakkan lapisan kerikil di bagian bawah untuk meningkatkan drainase
- Posisikan pohon sehingga bagian atas bola akar berada sedikit di atas permukaan tanah.
- Isi tanah di sekitar akar, tekan perlahan untuk menghilangkan kantong udara.
- Siram secara menyeluruh setelah penanaman
- Letakkan di tempat yang cerah dan terlindung dari angin kencang.

Penanaman di Tanah
- Pilih lokasi yang mendapat sinar matahari penuh dan drainase yang baik.
- Gali lubang yang lebarnya dua kali lipat dari bola akar, tetapi kedalamannya sama.
- Perbaiki tanah berat dengan kompos dan pasir untuk meningkatkan drainase.
- Posisikan pohon pada kedalaman yang sama seperti saat berada di dalam wadah pembibitan.
- Isi kembali dengan tanah, padatkan perlahan di sekitar akar.
- Buatlah cekungan penyiraman di sekitar pohon.
- Siram tanaman secara menyeluruh dan berikan lapisan mulsa setebal 2-3 inci, jaga agar mulsa tidak mengenai batang pohon.
Panduan Jarak Tanam: Untuk penanaman di tanah, tanam pohon zaitun standar dengan jarak 15-20 kaki. Varietas kerdil dapat ditanam dengan jarak 8-10 kaki. Dalam pot, beri ruang yang cukup untuk sirkulasi udara di sekitar setiap pohon.

Persyaratan Persiapan Tanah dan Drainase
Pohon zaitun sangat mudah beradaptasi dengan kondisi tanah yang buruk, tetapi mutlak membutuhkan drainase yang baik. Di habitat aslinya di Mediterania, mereka sering tumbuh di tanah berbatu dan basa dengan sedikit bahan organik.
Karakteristik Tanah Ideal
- Tingkat pH: 5,5-8,5 (sedikit asam hingga basa)
- Tekstur: Tanah lempung berpasir atau lempung berpasir yang mudah menyerap air
- Drainase: Drainase yang baik sangat penting—akar zaitun tidak dapat mentolerir genangan air.
- Kesuburan: Kesuburan sedang; tanah yang terlalu subur dapat mengurangi produksi buah.

Tips Persiapan Tanah
Untuk penanaman dalam wadah, gunakan campuran:
- 60% tanah pot berkualitas tinggi
- 20% perlit atau batu apung
- 20% pasir kasar
- Opsional: Tambahkan sedikit kapur untuk meningkatkan alkalinitas jika tanah Anda bersifat asam.
Untuk penanaman di tanah liat:
- Campurkan pasir dan kompos untuk meningkatkan drainase.
- Pertimbangkan untuk menanam di gundukan kecil jika tanah Anda cenderung menahan air.
- Tambahkan gipsum untuk memecah tanah liat.
- Uji pH tanah dan lakukan perbaikan sesuai kebutuhan.
Peringatan: Drainase yang buruk adalah penyebab utama kematian pohon zaitun. Jika tanah Anda menahan air selama lebih dari beberapa jam setelah hujan deras, lakukan langkah-langkah tambahan untuk memperbaiki drainase atau pertimbangkan untuk menanam di bedengan tinggi atau dalam wadah.
Jadwal Penyiraman dan Pemupukan
Pohon zaitun tahan terhadap kekeringan setelah tumbuh dengan baik, tetapi penyiraman dan pemupukan yang tepat selama beberapa tahun pertama sangat penting untuk mengembangkan sistem akar yang kuat dan pertumbuhan yang sehat.
Pedoman Penyiraman
| Usia Pohon | Pohon Kontainer | Pohon yang Ditanam di Tanah | Penyesuaian Musiman |
| Tahun Pertama | Periksa setiap minggu; siram saat 5 cm bagian atas tanah kering. | Penyiraman dalam jumlah banyak setiap minggu (2,5 galon) | Lebih sering terjadi di musim panas, lebih jarang di musim dingin. |
| 2-3 Tahun | Periksa setiap 7-10 hari | Setiap 10-14 hari selama musim tanam | Kurangi hingga 50% selama musim dorman |
| Berdiri (4+ Tahun) | Saat lapisan tanah bagian atas sedalam 3 inci kering. | Penyiraman menyeluruh setiap bulan selama periode kering. | Mungkin tidak memerlukan air tambahan selama musim hujan. |

Jadwal Pemupukan
Pohon zaitun tidak membutuhkan banyak pupuk. Pemupukan berlebihan dapat menyebabkan pertumbuhan vegetatif yang berlebihan sehingga mengurangi produksi buah.
- Pohon Muda (1-3 tahun): Berikan pupuk lepas lambat seimbang (seperti 10-10-10) pada awal musim semi dan pertengahan musim panas.
- Pohon Dewasa: Satu kali pemberian pupuk seimbang di awal musim semi sebelum pertumbuhan baru.
- Pohon dalam Pot: Gunakan pupuk cair dengan konsentrasi setengah dari biasanya setiap bulan selama musim pertumbuhan (Maret-Agustus).
- Pilihan Organik: Kompos, pupuk cacing, atau pupuk organik untuk pohon zaitun sangat cocok digunakan.
Tips Penting: Selalu siram tanaman secara menyeluruh sebelum dan sesudah pemberian pupuk untuk mencegah akar terbakar. Hentikan pemupukan di akhir musim panas agar pohon dapat mengeras sebelum musim dingin.
Teknik Pemangkasan dan Pemeliharaan
Pemangkasan yang tepat sangat penting untuk menjaga kesehatan, bentuk, dan produktivitas pohon zaitun Anda. Meskipun pohon zaitun tidak memerlukan pemangkasan berat, perawatan rutin membantu meningkatkan sirkulasi udara, penetrasi sinar matahari, dan produksi buah.
Kapan Harus Memangkas
- Pemangkasan Besar: Akhir musim dingin hingga awal musim semi, sebelum pertumbuhan baru dimulai.
- Pemangkasan Pemeliharaan: Dilakukan sepanjang musim tanam untuk membuang tunas air dan tunas liar.
- Hindari: Pemangkasan selama masa perkembangan bunga atau buah.
Langkah-langkah Dasar Pemangkasan
- Pertama-tama, buang cabang yang mati, rusak, atau sakit.
- Hilangkan cabang yang bersilangan atau bergesekan
- Jarangkan area yang padat untuk meningkatkan sirkulasi udara.
- Buang tunas-tunas yang tumbuh dari pangkal pohon.
- Pertahankan bentuk bagian tengah yang terbuka atau seperti vas agar sinar matahari dapat menembus dengan lebih baik.
- Batasi ketinggian dengan memangkas cabang-cabang tertinggi jika diperlukan.

Membentuk Pohon Muda
Untuk pohon zaitun muda, fokuslah pada pembentukan kerangka yang kuat:
- Pilih 3-5 cabang utama yang muncul dari batang.
- Susun cabang-cabang ini secara merata di sekeliling batang utama.
- Singkirkan pucuk-pucuk yang bersaing untuk mempertahankan satu batang utama atau bentuk multi-batang yang diinginkan.
- Pangkas sedikit untuk mendorong pertumbuhan ke samping daripada ke atas.
Perawatan Pohon dalam Pot: Untuk pohon zaitun dalam pot, pemangkasan rutin membantu menjaga ukuran yang mudah dikelola. Pangkas lebih sering tetapi tidak terlalu intensif, fokuslah pada mempertahankan bentuk dan ukuran yang diinginkan sambil menjaga cukup dedaunan untuk fotosintesis.
Pengendalian Hama dan Penyakit
Pohon zaitun secara alami tahan terhadap banyak hama dan penyakit, sehingga perawatannya relatif mudah dibandingkan dengan pohon buah lainnya. Namun, pohon zaitun tetap dapat menghadapi tantangan tertentu, terutama di lingkungan yang lembap atau saat mengalami stres.
Hama Umum
| Hama | Tanda-tanda | Perlakuan |
| Lalat Buah Zaitun | Lubang-lubang kecil pada buah, buah rontok sebelum waktunya. | Perangkap lengket, panen segera, semprotan spinosad organik. |
| Serangga Sisik | Bintik-bintik kecil pada batang dan daun, embun madu yang lengket. | Minyak hortikultura, minyak neem, sabun insektisida |
| Tungau Laba-laba | Jaring halus, daun berbintik-bintik, perunggu | Tingkatkan kelembapan, sabun insektisida, tungau predator |
Penyakit Umum
| Penyakit | Gejala | Pencegahan/Pengobatan |
| Simpul Zaitun | Pertumbuhan kasar seperti tumor pada cabang-cabang pohon. | Pangkas saat cuaca kering, sterilkan alat, gunakan fungisida berbahan dasar tembaga. |
| Bintik Merak | Bintik-bintik melingkar gelap pada daun | Perbaiki sirkulasi udara, gunakan fungisida tembaga di musim gugur dan musim semi. |
| Busuk Akar | Daun menguning, layu, pertumbuhan terhambat | Perbaiki drainase, hindari penyiraman berlebihan, fungisida jarang efektif. |

Tindakan Pencegahan
- Pertahankan sirkulasi udara yang baik melalui jarak dan pemangkasan yang tepat
- Hindari penyiraman dari atas agar dedaunan tetap kering.
- Segera singkirkan buah dan daun yang jatuh.
- Pastikan drainase yang baik untuk mencegah masalah pada akar tanaman.
- Pertahankan kekuatan pohon melalui penyiraman dan pemupukan yang tepat
Penting: Selalu identifikasi hama atau penyakit spesifik sebelum melakukan pengobatan. Banyak masalah dapat diatasi dengan metode organik, menjaga serangga bermanfaat dan menghindari penggunaan bahan kimia yang tidak perlu.
Timeline dan Metode Pemanenan
Memanen zaitun pada waktu yang tepat sangat penting untuk pengembangan rasa dan keberhasilan pengolahan. Periode panen biasanya terjadi pada akhir musim gugur hingga awal musim dingin, tergantung pada iklim dan varietas zaitun Anda.

Kapan Panen
- Zaitun Hijau: Panen saat berukuran penuh tetapi masih keras dan hijau (September-Oktober)
- Zaitun Hitam: Panen saat sudah matang sempurna dan berwarna hitam (November-Januari)
- Produksi Minyak: Panenlah saat buah zaitun berubah warna dari hijau menjadi ungu (kandungan minyak lebih tinggi).
Metode Pemanenan
- Memetik dengan Tangan: Cara terbaik untuk zaitun meja agar terhindar dari memar.
- Menyisir: Sisir cabang-cabang secara perlahan untuk melepaskan buah yang matang ke terpal di bawahnya.
- Memukul: Mengetuk cabang dengan tongkat untuk melepaskan buah yang matang (untuk produksi minyak)
Tips Panen: Buah zaitun segar sangat pahit dan tidak dapat dimakan langsung dari pohon. Buah zaitun harus diolah sebelum dimakan. Panenlah di pagi hari saat suhu lebih dingin untuk mendapatkan kualitas terbaik.
Hasil yang Diharapkan
Hasil panen sangat bervariasi tergantung pada umur pohon, ukuran, dan kondisi pertumbuhan:
- Pohon muda (3-5 tahun): 5-10 pon buah
- Pohon dewasa dalam pot: 10-20 pon per tahun
- Pohon dewasa yang ditanam di tanah: 35-100+ pon per tahun
Catatan: Banyak varietas zaitun memiliki pola berbuah berselang-seling, yaitu menghasilkan panen melimpah pada satu tahun diikuti oleh panen yang lebih sedikit pada tahun berikutnya. Pemangkasan dan penjarangan yang tepat dapat membantu menyeimbangkan produksi.
Pengolahan Zaitun untuk Dikonsumsi
Buah zaitun segar mengandung oleuropein, senyawa pahit yang membuatnya tidak dapat dimakan langsung dari pohon. Proses pengolahan menghilangkan rasa pahit ini dan mengawetkan buah zaitun untuk dikonsumsi. Berikut beberapa metode untuk mengawetkan buah zaitun di rumah.

Metode Pengeringan Dasar
Pengeringan Air
Cocok untuk: Pemula, hasil lebih cepat
- Belah atau retakkan setiap buah zaitun.
- Rendam dalam air tawar, ganti setiap hari.
- Lanjutkan selama 7-10 hari hingga rasa pahitnya berkurang.
- Pindahkan ke larutan garam akhir.
Pengawetan dengan Air Garam
Cocok untuk: Rasa tradisional, buah zaitun utuh
- Siapkan larutan garam (1 cangkir garam per galon air)
- Rendam buah zaitun sepenuhnya dalam air.
- Fermentasikan selama 4-6 minggu, periksa secara berkala.
- Pindahkan ke larutan garam akhir dengan bumbu.
Pengawetan Garam Kering
Cocok untuk: Zaitun keriput dengan rasa yang kuat
- Lapisi zaitun dengan garam kasar.
- Kocok setiap hari untuk mendistribusikan kembali garam.
- Lanjutkan selama 4-6 minggu hingga mengerut.
- Bilas dan simpan dalam minyak zaitun dengan bumbu rempah.
Menyelesaikan Hidangan Zaitun Anda
Setelah proses pengawetan awal, tingkatkan cita rasa dengan larutan garam akhir:
- Larutan Garam Dasar: 1/4 cangkir garam dilarutkan dalam 4 cangkir air
- Tambahkan bumbu penyedap: daun salam, bawang putih, lemon, oregano, cabai, cuka.
- Simpan dalam toples yang sudah disterilkan, pastikan buah zaitun terendam sepenuhnya.
- Simpan di lemari es hingga 6 bulan.
Catatan Keamanan: Zaitun yang diawetkan di rumah tidak tahan lama kecuali difermentasi atau diasamkan dengan benar. Selalu simpan zaitun yang sudah jadi di lemari pendingin dan perhatikan tanda-tanda pembusukan.
Tantangan Umum dan Pemecahan Masalah
Bahkan tukang kebun berpengalaman pun menghadapi tantangan saat menanam zaitun di rumah. Berikut adalah solusi untuk masalah umum yang mungkin Anda temui.
Pohon zaitun saya tidak berbuah.
Beberapa faktor dapat memengaruhi pembentukan buah:
- Umur pohon: Sebagian besar pohon membutuhkan waktu 3-5 tahun sebelum berbuah.
- Jam pendinginan yang tidak mencukupi: Pohon membutuhkan suhu musim dingin di bawah 50°F.
- Kurangnya penyerbukan: Beberapa varietas membutuhkan penyerbukan silang.
- Pemupukan berlebihan: Terlalu banyak nitrogen mendorong pertumbuhan daun lebih daripada buah.
- Pemangkasan yang tidak tepat: Membuang terlalu banyak cabang berusia satu tahun.
Solusi: Pastikan pendinginan yang tepat selama musim dingin, pertimbangkan untuk menambahkan varietas yang menarik penyerbuk, kurangi pupuk nitrogen, dan sesuaikan praktik pemangkasan.
Daun menguning atau rontok
Masalah pada daun seringkali mengindikasikan masalah penyiraman:
- Penyiraman berlebihan: Daun menguning, tanah lembap
- Kekurangan air: Daun kering dan rapuh yang rontok.
- Kekurangan nutrisi: Daun menguning di antara urat daun.
- Infestasi hama: Periksa bagian bawah daun.
Solusi: Sesuaikan jadwal penyiraman, perbaiki drainase, berikan pupuk yang sesuai, atau lakukan pengendalian hama jika ada.
Kerusakan akibat musim dingin di iklim dingin
Kerusakan akibat dingin tampak sebagai:
- Ujung daun menghitam atau seluruh daun
- Kulit kayu yang terbelah pada cabang-cabang pohon
- Cabang-cabang muda mengalami kematian sebagian.
Solusi: Untuk pohon dalam pot, pindahkan ke dalam ruangan atau ke area terlindung saat suhu turun di bawah 25°F (-4°C). Untuk pohon yang ditanam di tanah, bungkus batang dengan karung goni, berikan mulsa di sekitar pangkalnya, dan pertimbangkan perlindungan terhadap angin. Pangkas area yang rusak di musim semi setelah bahaya embun beku berlalu.
Pertumbuhan yang buruk atau penampilan yang terhambat
Pertumbuhan terhambat dapat mengindikasikan:
- Kurangnya sinar matahari: Pohon membutuhkan sinar matahari langsung selama 6 jam atau lebih.
- Akar terikat: Wadah terlalu kecil untuk sistem akar.
- Kondisi tanah yang buruk: Tanah yang padat atau miskin nutrisi.
- Masalah hama atau penyakit: Periksa tanda-tanda infestasi
Solusi: Pindahkan ke tempat yang lebih cerah, pindahkan ke pot yang lebih besar, perbaiki tanah dengan kompos, atau obati masalah hama/penyakit tertentu.

Perkiraan Jangka Waktu dari Penanaman hingga Panen Pertama
Menanam zaitun di rumah membutuhkan kesabaran, tetapi hasil panen pertama Anda akan membuat penantian itu sepadan. Memahami jangka waktu yang umum membantu menetapkan ekspektasi yang realistis.
| Garis waktu | Tahap Pengembangan | Apa yang Diharapkan | Fokus Perawatan |
| Tahun 1 | Pembentukan | Pertumbuhan baru minimal karena pohon sedang menumbuhkan akar. | Penyiraman teratur, perlindungan dari cuaca ekstrem. |
| Tahun ke-2-3 | Pertumbuhan Vegetatif | Peningkatan jumlah dedaunan dan perkembangan cabang. | Pemangkasan pembentukan, pemupukan seimbang |
| Tahun ke-3-5 | Mekar/Berbuah Pertama Kali | Bunga pertama dan buah kecil mulai terbentuk (mungkin rontok) | Penyerbukan, penyiraman yang konsisten selama perkembangan buah. |
| Tahun 5-7 | Panen Signifikan Pertama | Meningkatkan produksi buah | Pemangkasan perawatan, teknik panen |
| Tahun 7+ | Kematangan | Kapasitas produksi penuh | Perawatan rutin, pengelolaan bantalan alternatif. |
Mempercepat Jangka Waktu: Mulailah dengan pohon yang lebih besar, berumur 2-3 tahun dari pembibitan terpercaya, bukan bibit. Pilih varietas yang subur sendiri dan berbuah lebih awal seperti Arbequina untuk hasil yang lebih cepat. Kondisi pertumbuhan yang optimal juga dapat mempercepat jangka waktu hingga panen pertama.

Kesimpulan: Nikmati Panen Zaitun di Rumah Anda
Menanam zaitun di rumah menghubungkan Anda dengan tradisi pertanian kuno sekaligus menyediakan pohon yang indah dan panen yang lezat. Dengan perawatan dan kesabaran yang tepat, pohon zaitun Anda dapat menjadi pusat perhatian di kebun dan dapur Anda selama beberapa dekade mendatang.
Ingatlah bahwa pohon zaitun akan semakin baik seiring bertambahnya usia—batang yang berkerut dan dedaunan keperakannya menjadi lebih berkarakter seiring waktu, dan produksi biasanya meningkat selama bertahun-tahun. Baik Anda menanamnya untuk tujuan hias, zaitun untuk konsumsi langsung, atau memeras minyak zaitun dalam jumlah kecil sendiri, pohon-pohon yang tangguh ini menawarkan banyak manfaat bagi tukang kebun rumahan.

Bacaan Lebih Lanjut
Jika Anda menikmati postingan ini, Anda mungkin juga menyukai saran berikut:
- Menanam Paprika: Panduan Lengkap dari Benih hingga Panen
- Menanam Aprikot: Panduan untuk Buah Rumahan yang Manis
- Menanam Raspberry: Panduan untuk Buah Berry Rumahan yang Lezat
